Rabu, 28 Agustus 2013

merenungkan dan memaknai peran sejarah dalam era moderen

pada dasarnya sejarah bukan hanya dimaknai sebagai masa yang telah lampau dan masa yang telah terlamapui oleh jaman ke jaman tetapi  juga perlu dipahami bahwa bagaimana keberadaan serta peran sejarah di era yang moderen ini suatu contoh  buku-buku sejarah kelihatan tertata rapi di rak perpustakaan yang fisiknya masih tampak rapi dan indah. Sepertinya tak pernah disentuh sama sekali oleh para pengunjung, apalagi dibaca oleh para pengunjungnya. apakah hal ini bisa dikatan bahwa kesadaran tentang sejarah itu masih terbilang rendah atau kurang diminati.
Sejarah merupakan hal yang sangat penting untuk di ketaui dan dipahami dari segi makna ataupun perannya. Bung Karno mengingatkan kepada kita, jasmerah, jangan sekali-kali melupakan sejarah. Dengan memahami serta memetik nilai dari peristiwa sejarah di masa lampau, maka  kita dapat menentukan sikap pada saat ini. Tindakan yang kita lakukan saat ini akan sangat menentukan kesukseskan kita di masa mendatang. Inilah yang kerap disebut tiga dimensi sejarah.
Sejarah  memberikan sejumlah nilai yang amat berguna bagi kehidupan manusia masa kini dan yang akan datang. Selain berfungsi edukatif, inspiratif, dan rekreatif, sejarah juga berfungsi sebagai wahana melawan lupa. Penulis-penulis kondang  seperti Wayan Sunarta, A.S. Laksana mengakui pentingnya sejarah. Sejarah selalu mengajari kita banyak hal. “Melawan lupa adalah kewajiban kita semua. Mengenang dan merenungi semua peristiwa yang telah terjadi adalah upaya kita memahami sejarah. Selain itu sejarah akan terus mengalir. Berjalan, menggelinding bersamaan dengan bumi mengelilingi matahari. Setiap warga Negara seyogianya memahami benar sejarah bangsanya sebagai jejak masa lalu dengan segala dinamikanya. Pemahaman yang benar atas sejarah akan melahirkan kesadaran sejarah. Kesadaran sejarah inilah yang akan menuntun masyarakat mengenal konsep diri sendiri sebagai bangsa. Ini penting karena niat dan kreativitas untuk membangun bangsa tidak akan pernah muncul tanpa kesadaran sejarah. 




Tidak ada komentar:

Posting Komentar